• Home
  • Pemain & Ranking BWF
  • Kim Won-ho/Seo Seung-jae Kunci Gelar ke-11 Musim 2025 di World Tour Finals, Christo Popov Curi Perhatian di Tunggal Putra

Kim Won-ho/Seo Seung-jae Kunci Gelar ke-11 Musim 2025 di World Tour Finals, Christo Popov Curi Perhatian di Tunggal Putra

Final BWF World Tour Finals 2025 di Hangzhou menjadi penutup musim yang sempurna. Kim Won-ho dan Seo Seung-jae menegaskan dominasi mereka di sektor ganda putra, sementara Christo Popov mencetak pernyataan besar dengan menaklukkan pebulu tangkis nomor satu dunia di partai tunggal.

Dominasi Ganda Putra Korea di Panggung Terbesar

Hangzhou menjadi saksi penegasan kekuatan ganda putra Korea Selatan. Kim Won-ho dan Seo Seung-jae menutup musim 2025 dengan gaya, merebut gelar ganda putra di BWF World Tour Finals setelah menundukkan pasangan Tiongkok Liang Weikeng/Wang Chang dalam dua gim langsung.

Kemenangan 21–18, 21–14 itu bukan sekadar hasil akhir, melainkan simbol konsistensi luar biasa sepanjang musim. Gelar ini menjadi titel ke-11 yang diraih Kim/Seo pada 2025, sebuah catatan yang mengukuhkan mereka sebagai pasangan ganda putra paling stabil dan efektif tahun ini.

Final berjalan ketat di gim pertama. Kedua pasangan saling bertukar serangan hingga kedudukan imbang 12–12. Namun setelah itu, Kim dan Seo meningkatkan intensitas permainan, unggul dalam duel net dan transisi cepat, sebelum menutup gim pertama meski sempat ditekan hingga 18–19.

Pada gim kedua, pasangan Korea langsung mengambil kendali. Keunggulan cepat 5–0 memberi mereka kontrol tempo dan posisi lapangan. Liang/Wang sempat memperkecil jarak, tetapi Kim/Seo tetap tenang dan tidak memberi celah kebangkitan, menutup pertandingan dengan efisiensi khas juara.

Rekor Head-to-Head dan Makna Khusus bagi Seo Seung-jae

Kemenangan di Hangzhou memperpanjang rekor pertemuan Kim Won-ho/Seo Seung-jae menjadi empat kemenangan beruntun atas Liang Weikeng/Wang Chang. Lebih dari itu, hasil ini memiliki arti khusus bagi Seo Seung-jae secara individu.

Ini adalah gelar World Tour Finals kedua dalam karier Seo, setelah sebelumnya meraih titel pada 2023 bersama Kang Min-hyuk. Sepanjang 2025, koleksi trofi Seo kini mencapai 12 gelar, termasuk Thailand Masters yang ia menangkan lebih awal musim ini bersama Jin Yong.

Konsistensi lintas pasangan dan level turnamen menegaskan status Seo sebagai salah satu pemain paling adaptif dan bernilai tinggi di sirkuit BWF saat ini.

Christo Popov Guncang Tunggal Putra Dunia

Di sektor tunggal putra, sorotan utama jatuh pada Christo Popov. Pebulu tangkis Prancis berusia 23 tahun itu tampil luar biasa untuk mengalahkan pemain nomor satu dunia, Shi Yuqi, dengan skor meyakinkan 21–19, 21–9.

Ini adalah gelar pertama Popov pada musim 2025, yang datang di panggung terbesar penutup tahun. Kemenangan tersebut terasa semakin signifikan karena diraih pada final ketiganya musim ini, setelah sebelumnya harus puas menjadi runner-up di Swiss Open dan French Open.

Gim pertama berlangsung seimbang hingga 16–16. Popov kemudian mencetak rangkaian poin krusial, menunjukkan ketenangan dalam momen-momen penting. Shi Yuqi sempat menyelamatkan satu game point, namun Popov menjaga fokus dan mengamankan gim pembuka.

Momentum sepenuhnya berpihak pada Popov di gim kedua. Setelah unggul tipis 8–7, ia melesat jauh dengan serangkaian serangan presisi dan memanfaatkan kesalahan-kesalahan yang tidak biasa dari Shi. Gim kedua berakhir cepat dengan skor telak 21–9.

Kemenangan yang Mengubah Narasi Karier

Bagi Shi Yuqi, final ini menjadi malam yang sulit. Juara bertahan World Tour Finals dan peraih dua gelar sebelumnya (2018, 2024) tidak mampu memperpanjang dominasinya, terutama akibat menurunnya akurasi dan ritme permainan di gim kedua.

Sebaliknya, bagi Popov, kemenangan ini menandai titik balik penting. Ini adalah kemenangan pertamanya atas Shi Yuqi dari empat pertemuan sepanjang tahun, sekaligus memperbaiki rekor head-to-head menjadi dua kemenangan dari enam laga.

Lebih dari sekadar angka, performa di Hangzhou menegaskan bahwa Popov kini bukan sekadar penantang, melainkan bagian dari elite tunggal putra dunia.

Penutup Musim yang Menentukan Arah 2026

BWF World Tour Finals 2025 ditutup dengan dua pernyataan kuat. Kim Won-ho/Seo Seung-jae kembali menegaskan dominasi mereka di ganda putra, sementara Christo Popov mengumumkan kehadirannya di level tertinggi tunggal putra dunia.

Final di Hangzhou menghadirkan kombinasi ketahanan mental, presisi teknis, dan kualitas bulu tangkis kelas dunia—sebuah penutup yang layak untuk musim 2025 dan pembuka ekspektasi besar menuju kampanye 2026.


Untuk mengikuti kelanjutan musim berikutnya, pembaca dapat melihat jadwal lengkap seluruh turnamen BWF tahun 2026, termasuk World Tour, Super Series, dan kejuaraan utama lainnya, melalui halaman khusus jadwal turnamen di situs ini.

Postingan Terkait